Tak perlu menjadi 'NUMBER ONE' dimata dia yg kamu cinta, karena yg kamu butuh adalah menjadi 'ONLY ONE' dihatinya...

Sabtu, 10 Desember 2011

Analisis Film 3 IDIOTS


Film Bollywood dengan judul 3 Idiots yang disutradarai oleh Rajkumar Hirani ini bercerita tentang kisah 3 sekawan bernama Rancho (Aamir Khan), Raju (Sharman Joshi), dan Farhan (R. Madhavan), sebagai mahasiswa di salah satu institut engineering terkemuka di India. Sistem pendidikan yang diterapkan di kampus tersebut mementingkan kompetisi bagi mahasiswanya untuk menjadi yang terbaik. “Hidup adalah sebuah perlombaan, jika Anda lambat, maka Anda akan terinjak-injak”, itulah pesan pertama Rektor Viru Sahastrabudhhe (Boman Irani) saat menyambut para mahasiswa barunya. Rektor Viru S adalah tokoh perfeksionis yang kolot, menganggap kegagalan seorang mahasiswa adalah sesuatu yang wajar, hanya yang terbaiklah yang berhak untuk dihargai. Mahasiswa yang tidak mampu bersaing secara alamiah akan kalah, gagal dan tak perlu dihiraukan.
Dengan sistem kompetisi tersebut mahasiswa akhirnya hanya memfokuskan diri belajar untukmeraih  kelulusan dan nilai terbaik. Mahasiswa  tidak lagi belajar untuk mengerti, memahami dan memaknai filosofi dari apa yang dipelajarinya. Efek lain dari sistem tersebut adalah banyaknya mahasiswa yang putus asa bahkan ada yang  bunuh diri karena gagal. Sistem pendidikan yang membunuh kreativitas dan hanya mementingkan kompetisi merebut nilai dan kelulusan tersebut ditentang oleh Rancho, seorang mahasiswa genius tapi memiliki pandangan berbeda tentang pendidikan.
Kisah 3 mahasiswa ini diwarnai dengan pergulatan pencarian jati diri dan kepercayaan diri, masalah dengan keluarga masing-masing, kisah cinta, dan kesetiakawanan. Semua itu bercampur dan mengaduk-aduk perasaan penonton dalam tawa, canda dan kesedihan dengan karakter yang enjoy ala mahasiswa. Film dengan alur maju mundur ini mengakhiri perjalanan kisah tiga sekawan yang pantang menyerah dengan sukses dan bahagia.
Beberapa kritik bagi dunia pendidikan
Film ini mengkritik sistem pendidikan yang kaku, dimana mahasiswa dipaksa berkompetisi hanya untuk mengejar nilai dan kelulusan. Sistem pendidikan yang menyeramkan, dipenuhi dengan aturan-aturan dan hukuman. Sekolah seperti ini tak ada bedanya dengan penjara. Dengan sistem pendidikan yang seperti ini, mustahil diharapkan munculnya inovasi dan kreativitas dari mahasiswa,  yang lahir hanyalah mahasiswa penurut, penghapal (copy paste) yang miskin analisa. Kemampuan analisa, kreativitas dan inovasi hanya akan muncul pada diri mahasiswa dalam suasana belajar yang menyenangkan.
Kritik yang lain dari film ini adalah pandangan orang tua yang ingin memaksakan kehendak bagi anak- anaknya karena prestise atau karena dengan  jurusan tertentu akan mendapatkan jaminan pekerjaan yang dianggap hebat. Dokter untuk perempuan dan insinyur untuk laki-laki. Mahasiswa yang memasuki jurusan tanpa minat dan bakat,  bahkan memiliki minat dan bakat yang lain tapi karena tekanan orang tua memaksakan untuk memasuki jurusan tertentu tidak akan berhasil secara optimal. Bahkan cenderung gagal dan frustrasi karena konflik batin yang tak berkesudahan.
Selain itu, film ini menekankan kepercayaan diri bagi seorang mahasiswa untuk berhasil. “All is well” adalah mantra yang populer di film ini untuk meningkatkan kepercayaan diri. Jika anda terbebani dengan berbagai persoalan dalam belajar termasuk beban untuk sukses, belajar anda tidak akan menyenangkan dan tentu tidak memberikan hasil yang memuaskan. Tapi jika anda belajar dengan sepenuh hati tanpa beban, anda akan mendapatkan hasil yang memuaskan dan kesuksesan akan mengikutinya.
Nilai Utama  Film
Menurut saya film 3 IDIOTS memuat nilai-nilai pendidikan, persahabatan, dan perjuangan hidup. Film itu menekankan tentang pola pikir seseorang yang mampu merubah pandangan hidup orang-orang di sekitarnya. Segala sesuatu yang dilakukan harus dilandasi dengan hati yang ikhlas, begitu juga dengan belajar. Belajar dengan hati dan keikhlasan akan mendapatkan hasil yang lebih baik. Belajar jangan hanya menghafal tapi memahami apa yang dipelajari. Belajar tidak harus dari orang yang lebih tua tapi bisa dari yang lebih muda dari kita. jangan melihat siapa yang mengatakan tapi lihatlah apa yang disampaikan.
 Implikasi Film Tersebut di Dalam Pembelajaran
1.        Pembelajaran bukan sebuah mesin yang selalu bekerja secara statis.
2.        Belajar untuk berani menerapkan teori-teori yang telah di pelajari.
3.        Belajar adalah memahami pengetahuan baru bukan menghafal isi buku.
4.         Belajar bukan untuk mencari nilai, tetapi untuk memperoleh pengetahuan.
5.        Belajar bukan untuk mengejar kesuksesan, tetapi untuk membesarkan jiwa.
6.        Belajar itu bukan untuk mengumpulkan ilmu, tetapi justru mempertajam cara memperoleh ilmu.
7.        Kejujuran salah satu proses dalam pembelajaran.
8.        Jangan mudah putus asa.
9.        Belajar dan bekerjalah sesuai dengan pilihanmu sendiri, maka engkau akan senang menjalaninya.
10.     Jangan pernah mengejar kesuksesan. Jadilah orang besar, jadilah orang besar maka kesuksesan akan mengejarmu.
11.     Belajar atau sekolah jangan membedakan kaya atau miskin.
12.     Persahabatan lebih kuat dari saudara sehingga dapat mendorong semangat belajar.
13.     Belajar tidak harus menghafal yang penting pemahaman dari apa yang dipelajari.
14.     Jangan menekan/memaksakan kehendak pada orang lain untuk menjadi seperti kita.
15.     Mengajar tidak harus monoton pada buku, tapi butuh perubahan baru yang lebih baik/inovasi.
16.     Sopan terhadap guru (orang yang lebih tua).
17.     Belajar tidak harus dari guru tapibisa juga dari murid.
18.     Belajar bukan untuk mendapatkan ijazah saja, tapi juga ilmu yang brmanfaat.
19.     Kejujuran adalah kunci keberhasilan.
20.     Dalam belajar berfikirlah efisien, maka kesuksesan akan mengikuti
Kejelekan dari Film Tersebut
1.        Hidup adalah persaingan seperti layaknya seekor burung.
2.        Pembelajaran bersifat statis dan berorientasi pada hasil.
3.        Kekuasaan digunakan sebagai alat untuk menindas orang lain.
4.        Pemaksaan dalam menentukan perkuliahan.
5.        Berbohong demi keluarga.
6.        Pembelajaran adalah untuk mencari nilai tertinggi dan mendapatkan ijasah.
7.        Merasa dirinya paling hebat tanpa melihat orang-orang di sekitarnya.
8.        Menyepelekan kemampuan peserta didik.
9.        Guru hanya memberikan tekanan batin kepada peserta didiknya, bukan berfikir bagaimana cara agar peserta didiknya menjadi pintar.
10.     Mengambil keputusan terlalu cepat tanpa melihat akibat yang akan terjadi.
11.     Jangan suka pamer (kekayaan).
12.     Menyimpan rasa dendam.
13.     Belajar hanya menghafal tanpa memahami.
14.     Menekan/memaksa seseorang untuk belajar.
15.     Menilai sesuatu dengan uang.
16.     Selalu menganggap diri sendiri paling pintar dan benar.
17.     Sombong.
18.     Curang, dan mencuri.
19.     Menganggap rendah orang lain.
20.     belajar hanya untuk mendapat ijazah.

Kamis, 08 Desember 2011

Level Cinta

Ada 3 level cinta itu...!!!!

...
1.....Cinta yang halal dan tertinggi jelas-jelas hanya untuk Allah dan Rosulnya, Kecintaan yang begitu mendalam dari seorang hamba terhadap Robb-nya akan menghasilkan sebuah energi yang sangat dahsyat Cinta tersebut akan menghasilkan jiwa-jiwa yang pantang menyerah dan rela berkorban.Allah dekat dengan hambanya yang senantiasa berusaha dekat dengannya. Cinta tersebut akan menimbulkan kesadaran dalam diri hambanya bahwa hidup ini hanyalah untuk mencintai dan memberikan cintanya kepada-Nya dengan bentuk ibadah.

2....Cinta yang level menengah adalah mencintai keluarga, saudara seiman, dan sesama makhluk hidup.
Ada seorang sahabat bertanya kepada Rosululloh SAW; “Siapakah orang yang harus aku hormati setelah Allah dan Engkau ya Rosul?” lalu Rosul menjawab “Ibumu” sampai tiga kali, lalu setelah itu Rosul menjawab “Ayahmu”. Dengan adanya hadits ini jelaslah bahwa berbakti kepada orang tua adalah suatu keharusan.

3....Cinta yang ketiga adalah cinta yang hina. hina dan rendah, karena cinta ini menyebabkan kita lupa akan Allah dan membuat kita melanggar aturan-aturan yang telah Allah tetapkan.Salah satunya adalah cinta kepada lawan jenis yang tidak tertahankan. kurangx penjagaan hijab yang tinggi, namun sekarang mengendur dan mencair bahkan bercampur dengan kelaliman

Sahabat fillah, Allah telah menjanjikan bahwa wanita yang baik akan mendapatkan lelaki yang baik pula, begitupun sebaiknya. Namun percayakah kita akan janji Allah tersebut? Sudah Khusnudzonkah kita kepada Allah? Tidak perlu dijawab dengan untaian kata-kata, tunjukkan dengan sikap dan perbuatanmu.
Wallohua’lam bishowab

Setiap Masalah Pasti Ada Jalan Keluarnya
Dalam Gelapnya Malam Kita Msh Bisa Melihat Indahnya Bintang

Semoga Bermanfaat...
copas by SEHB

tak mudah

Tidak MUDAH tersenyum ketika hati menangis dan teriris
Tapi akan terasa INDAH ketika kita menyadari itu bagian dari kasih Ilahi
Agar Allah memindahkan kebaikan-kebaikan orang yang menyakiti kita

Tidak MUDAH bangkit dalam keadaan terpuruk
... Tapi akan terasa INDAH ketika kita menyadari...
Bahwa Allah sedang menyapa dengan cinta-Nya Agar kita tumbuh besar dan kuat

Tidak MUDAH memberi ketika diri sendiri dalam kekurangan
Tapi akan terasa INDAH ketika kita bisa membahagiakan orang lain
Bukan membahagiakan diri sendiri

Tidak MUDAH memaafkan ketika kita dibenci dan di hina
Tapi akan terasa INDAH kalau itu bagian dari penyucian diri...
Dan ikhlash hanya mengharap ridlo Ilahi

Tidak MUDAH melupakan kegagalan ketika kita masih berkubang didalamnya
Tapi akan terasa INDAH ketika menyadari itu adalah awal dari kesuksesan kita

Tidak MUDAH melupakan masa lalu yang menyakitkan
Tapi akan terasa INDAH ketika menyadari itulah jalan yang harus ditempuh
Untuk mengawali kebahagiaan yang akan diberikan Allah sebagai penggantinya

Tidak MUDAH menghilangkan duka karena kehilangan
Tapi akan terasa INDAH ketika menyadari...
Bahwa Tuhan telah meminjamkan kepada kita beberapa saat

Tidak MUDAH menghadapi penderitaan dan cobaan yang terus mendera
Tapi akan terasa INDAH ketika menumbuhkan kesabaran dan rasa syukur
Dan menyadari itu bagian dari cara Allah menyayangi hambanya...
Seperti Allah menyayangi para Nabi dan Rasul-Nya.
copas by SEHB

Sabtu, 03 Desember 2011

teruntukmu disana

terIaIu munafik diriku…
jika aq,,
tak terhipn0tis 0Ieh tatapan b0Ia matamu
tak terenyuh hati ini dgn senyuman manismu
tak berdebar jantung ini saat kau hadir di hadapanq
...
dan terIaIu munafik diriku
jika aq tak menginginkan cintamu
namun,,,,
dibaIik itu semua
harus jujur kukatakan

AKU TIDAK MENCINTAIMU..

Karena
Tatapanmu, mengatakan kekagumanmu terhadapq Iebih d0minan drpada kepada Rabb qt,
Senyumanmu, sedikitpun tak menggerakkan hatiq untuk merindukan Rabbq
Kehadiranmu hanya menjauhkanq kepada kekasih sejatiq
Dan cintamu masih dimenangkan 0Ieh nafsumu semata..

Jangan kau k0barkan api amrahmu
tetapIah tersenyum, semanis senyuman saat pertama kaIi qt bertemu
semua bisa berubah jadi indah tak semu
keindahan yang abadi,
biIa kau berkenan menghaIaIkan cintamu…
dimana

tatapanmu, senyumanmu, kehadiranmu dan cintamu tak hanya menjadi keindahan semata namun menambah pahaIa untukq….

J0d0h di tangan اللَّهُ,
Namun kau tetap harus menjemputnya
Agar tak seIaIu di tangan اللَّهُ
jemputIah aq, dengan kendaraan iman dan takwamu
khitbahIah aq dengan hafaIan surat ar-rahmanMu
beri aq perhiasan dengan sunnah R0suI
dan ingatIah,
sebeIum kau meIangkah,
mintaIah izin kepada pemiIik sejatiq اللَّهُ
meIaIui 2 rakaat istikharahmu

yakinIah,
jika semua diserahkan kepada sang pemiIik dunia,,
akan terasa indah…

kini piIihan ada di tanganmu
mana yang akan engkau piIih…

cinta semu atau cinta اللَّهُ… ^_^
copas by HAA

Kamis, 06 Oktober 2011

Syukron Allah ku


Sungguh Allah ku..
Hatiku bergetar saat ku tau pemuda itu menginginkan hatiku..
Yach.. di satu sisi aku bahagia,, tapi disisi yang lain aku takut Ya Rabb..
Aku takut jika lebih mencintainya daripadaMu..
Ampuni aku Ya Rabb..
Bukan untuk memunafikkan rasa cinta yg kau hadiahkan utkku.
Tapii sungguh.. aku mau cinta ini datang pada saat yg tepat dgn caraMu yg indah..
Makasii Ya Rabbi atas penciptaanMu yg luar biasa kepadaku..
^_^

Sabtu, 01 Oktober 2011

Kita Masih beruntung teman


Alhamdulillah Ya Rabbi, sampai saat ini aku diberkahi keluarga sederhana namun bahagia.
Disini aku ingin sedikit berbagi  isi hatiku tentang perkembangan anak-anak . Karna telah banyak realita sosial yang buat hati miris.
Ditanah kelahiran ku, aku sering melihat orang-orang yang jarang sekali menghargai nasi. Mereka sering makan nasi dengan mengambil porsi yang berlebihan, tanpa berfikir, "Apakah aku sanggup menghabiskannya ?'. Ya..sebagian besar gak pernah mikirin gitu, yang mereka tau ya "kalo gak habis, dibuang aja".
atau malah karna gengsi, karna kalo dy makannya itu sampai bersih tanpa sisa sebutir pun dibilang rakus, apalah gitu.
aah mbuuh..
Kan ada tuh Allah bilang, jangan sisain sebutir nasipun, karna tu sama aja ngasi makan setan. nah tu.. baik banget ya kita kalo tiap makan berbagi dengan setan. Kalo aku mah mooh.. enakan di dia, gak enak di kita. hahaha..
baiknya tu ya kita kasi sama orang yang lebih ngebutuhin, liat aja tu. Banyak anak-anak jalanan kelaparan. Sampai-sampai sering sekali mereka ngambilin makanan sisa yang di tong sampah, kan kasian..
huhuhu..
Harusnya juga kita hargai hasil keringat orangtua, mereka dengan bersusah payah banting diri (lho kok ?) hanya untuk buah hati tercinta. (makasi ayah ibu ku :*).
liat aja realitanya, anak jalanan ingin makan aja susah, mereka harus nyari makan sendiri dengan cara ngamen, jual koran, nyemir sepatu, sampe ngemis pun ada. Itu pun uangnya cuma bisa untuk sehari.
(sediiih bangeeet)
Yach.. Harusnya kita BERSYUKUR.. ^_^
mereka masih butuh uluran tangan kita teman. Perbuatan kecil dari kita, berarti besar untuk mereka.

Senin, 12 September 2011

Cinta

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم


Kata orang..
bagai mentari, cinta itu menghangatkan
... bagai air, cinta itu menyejukkan
bagai pelangi, cinta itu memberi warna kehidupan
bagai semilir angin, cinta itu memberi kesegaran.

namun..
bagai kristal, hati dapat terpecah belah karena cinta
bagai api, hati dapat terbakar oleh cinta
bagai pedang, hati dapat teriris cinta
bagaikan malam, cinta dapat membutakan...

Selayaknya cinta membuat pemiliknya bahagia bukan sengsara.
Seharusnya cinta membuat semangat meraih kebaikan.

Cinta yang dibangun karena ketaatan pada ALLAH maka tak akan ada kata menyakitkan, karena hati tempat bersemayam cinta semata-mata ditautkan dan hanya di sesuaikan dengan keinginan Sang Pemilik Cinta..

Dia mencinta, bila ALLAH cinta
Dia membenci, bila ALLAH benci..

Hatinya penuh ketawadhuan, karena hanya ALLAH yang TerAgung baginya
Hatinya penuh keiklasan, karena dia tahu takdir ALLAH yang terbaik baginya
Hatinya penuh kekusyu'an, karena dia tahu ALLAH selalu meliputi setiap geraknya
Hatinya penuh kesabaran, karena dia tahu ujian adalah rasa cinta ALLAH padanya
Hatinya penuh ketawakalan, karena dia tahu janji ALLAH adalah benar
Hatinya penuh keridhoan, karena dia sangat berharap ridho ALLAH...

Cinta telah membuatnya hanyut dalam samudra keimanan, ketakwaan, keistiqomahan dalam menjalankan ketaatan pada Pemilik Cinta..

Cahaya cinta yang menghias hatinya memancarkan keindahan melalui pancaran wajah yang berseri, lisan yang santun berucap dan tak ada yang sia-sia, laku yang menampilkan ketawadhuan seorang mukmin/mukminah sejati...

Pancaran cahaya cinta itu juga menampilkan dirinya seorang yang pantang berputus asa dalam menapaki jalan kebenaran, tidak pernah kecewa terhadap sesuatu, selalu meningkatkan kebaikan sesuai kemampuannya...

Ternyata cinta yang dibangun karena kecintaan pada ALLAH dapat mengubah kepribadian seseorang menjadi pribadi bertaqwa...

Benarlah kata orang..
karena cinta, sebuah batu dapat diasah dapat menjadi permata
karena cinta, sebuah titik-titik jika disatukan dapat menjadi nada

Cinta... jangan menjadikan kita menjauh dari Sang Pencipta..
karena itu bukan cinta... namun adalah hawa nafsu semata..
yang akan menjerumuskan dan menyesatkan...
Adalah cinta sejatinya...
yang semakin membuat hati semakin mengenal makna hidup sesungguhnya
Dan...selayaknya cinta semakin mendekatkan hati kita pada-Nya..
Karena sesungguhnya Cinta adalah DIA yang mensifati..

wallahu a'alam bissawab