Tak perlu menjadi 'NUMBER ONE' dimata dia yg kamu cinta, karena yg kamu butuh adalah menjadi 'ONLY ONE' dihatinya...

Senin, 12 September 2011

Cinta

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم


Kata orang..
bagai mentari, cinta itu menghangatkan
... bagai air, cinta itu menyejukkan
bagai pelangi, cinta itu memberi warna kehidupan
bagai semilir angin, cinta itu memberi kesegaran.

namun..
bagai kristal, hati dapat terpecah belah karena cinta
bagai api, hati dapat terbakar oleh cinta
bagai pedang, hati dapat teriris cinta
bagaikan malam, cinta dapat membutakan...

Selayaknya cinta membuat pemiliknya bahagia bukan sengsara.
Seharusnya cinta membuat semangat meraih kebaikan.

Cinta yang dibangun karena ketaatan pada ALLAH maka tak akan ada kata menyakitkan, karena hati tempat bersemayam cinta semata-mata ditautkan dan hanya di sesuaikan dengan keinginan Sang Pemilik Cinta..

Dia mencinta, bila ALLAH cinta
Dia membenci, bila ALLAH benci..

Hatinya penuh ketawadhuan, karena hanya ALLAH yang TerAgung baginya
Hatinya penuh keiklasan, karena dia tahu takdir ALLAH yang terbaik baginya
Hatinya penuh kekusyu'an, karena dia tahu ALLAH selalu meliputi setiap geraknya
Hatinya penuh kesabaran, karena dia tahu ujian adalah rasa cinta ALLAH padanya
Hatinya penuh ketawakalan, karena dia tahu janji ALLAH adalah benar
Hatinya penuh keridhoan, karena dia sangat berharap ridho ALLAH...

Cinta telah membuatnya hanyut dalam samudra keimanan, ketakwaan, keistiqomahan dalam menjalankan ketaatan pada Pemilik Cinta..

Cahaya cinta yang menghias hatinya memancarkan keindahan melalui pancaran wajah yang berseri, lisan yang santun berucap dan tak ada yang sia-sia, laku yang menampilkan ketawadhuan seorang mukmin/mukminah sejati...

Pancaran cahaya cinta itu juga menampilkan dirinya seorang yang pantang berputus asa dalam menapaki jalan kebenaran, tidak pernah kecewa terhadap sesuatu, selalu meningkatkan kebaikan sesuai kemampuannya...

Ternyata cinta yang dibangun karena kecintaan pada ALLAH dapat mengubah kepribadian seseorang menjadi pribadi bertaqwa...

Benarlah kata orang..
karena cinta, sebuah batu dapat diasah dapat menjadi permata
karena cinta, sebuah titik-titik jika disatukan dapat menjadi nada

Cinta... jangan menjadikan kita menjauh dari Sang Pencipta..
karena itu bukan cinta... namun adalah hawa nafsu semata..
yang akan menjerumuskan dan menyesatkan...
Adalah cinta sejatinya...
yang semakin membuat hati semakin mengenal makna hidup sesungguhnya
Dan...selayaknya cinta semakin mendekatkan hati kita pada-Nya..
Karena sesungguhnya Cinta adalah DIA yang mensifati..

wallahu a'alam bissawab

Sabtu, 10 September 2011

Inikah dia ??

aku ingin bercerita sedikit tentang sahabatku. Ini bukan gibah atau pun fitnah. Aku hanya ingin membuat cerita.
hehehe..
Ini cerita tentang sahabatku.
Pria yang selalu merasa  dirinya ganteng (emang begitu sich faktanya),, hanya saja dia tidak boleh dipuji didepan,, kalo dipuji dia malah terbang.
hahahaha..
Pria ini berasal dari pulau kecil, dari keluarga yang sederhana.
Ayahnya sebagai nelayan, dan ibunya sebagai guru.
Dia anak pertama dari dua bersaudara.
Dia yang ku kenal dulu adalah sosok pria yang jail, heboh, narsis apalah sejenisnya.
Dan sampai sekarangpun begitu.


Pria yang selalu mengukir prestasi sepanjang hidupnya.
TOP BGT. (aku mengakuinya)
seorang Qori, hanya saja tak jarang meninggalkan ibadah.
penyanyi TOP dikampungnya tapi bisa ngetop juga dikampung orang, yaah walaupun gak setop dikampungnya.
hahaha..
pria ini adalah kebanggaaan bagi orang tuanya, sekolah, kerabat dan juga teman.temannya.
pantas saja dia disayangi dan disukai banyak orang.
yaah..termasuk saya yang pernah sangat menyayanginya.
hahahaa..
(curcol)
dia yang ku kenal dulu adalah sosok yang tidak pernah memilih teman, tapi sekarang katanya "harus pandai memilih teman, kan enak bisa ditebengi terus"
hahahah
belum ada setaun jadi mahasiswa dia sudah berubah drastis.
gaya hidup yang WAH pun sudah jadi kebiasaannya.
bukannya aku ngiri ataupun apalah namanya, hanya saja aku keheranan, Dia hanya berasal dari keluarga sederhana, tapi gaya hidupnya dasyat luar biasa.
MasyaAllah..
Dia sosok yang tidak mau ketinggalan tren, termasuk giginya sekalian ikut ngetren.
hahaha..
satu hal buruk yang aku sangat tidak suka darinya adalah "sering ingkar janji".
seolah hari ini dia ngomong A, besoknya dia lupa.
*rugi di saya*
sesosok adam yang dulu mencintai Hawa,, sekarang malah mengikuti komunitas pencinta kaum adam.
itu yang sangat sampai saat ini belum ku mengerti.
kok bisa ?
hanya dia dan Penciptanya yang tau jawabanya

Kamis, 08 September 2011

SOSPEM 2011

Tahap awalku menjadi mahasiswi di kampus UIN Sunan Kalijaga adalah dengan mmengikuti SOSPEM.
Pada awalnya, aku ngerasa gak PD, sering cemas kalo lagi sendiri, padahal banyak orang yg harusnya bisa ku kenali atopun mengajak mereka berkenalan. hmmm... nyali ku masih saja ciut untuk itu..
heheehehe..
sebagai perantau, tentu saja aku harus pandai bergaul bukan ??
yah...aku bisa sich bergaul dgn siapa saja, namuun... aku bingung, hal apa yg harus aku lakuin & omongin ya ?
hehehehe..
maka dari itu, aku bersyukur banget pernah mengalami peristiwa 3 hari ini.
capek sich, tapi apa boleh buat.
untuk sukses itu tidak lah mmudah, jika tidak mau berusaha.
Banyak pelajaran berharga, tak terlupakan, dan akhirnya juga aku sudah mempunyai banyak temen dari berbagai jurusan.
:)
Aku ingin selalu tersenyum agar orang lain juga tersenyum.
SEMANGAT untukku Calon MOTIVATOR..
dan untuk kalian semua.
hidup cuma sekali, jangan sia.siakan..
hahahaha...





Selasa, 06 September 2011

Awal Perantauan

Sedikit berbagi cerita tentangku yg baru berapa saat merantau ke kampung orang, yah... tepatnya di jogja.
Awal perantauan ku di mulai tanggal 25 Mei 20011, saat itu ayah dan ibu gak bisa mengantarkan ku ke Jogja dengan alasan ekonomi. Walaupun aku berasal dari keluarga berkecukupan, namun dalam keluargaku selalu diterapkan hidup HEMAT (tidak PELIT).
Kembali lagi ke cerita awal, karna Ayah gak bisa nganter, jadi aku dititipin dengan guruku yg anaknya juga mau kuliah di Jogja. Awalnya ku rasa menyenangkan bisa pergi dengannya dan temen-temen yg lain yg sekampung. Namun setelah berminggu-minggu bersama mereka, ternyata banyak kejanggalannya. Akhirnya ku putus kan tidak lagi serumah dengan mereka.
setelah pisah dengan mereka dan gak cocok, aku tinggal bersama sepupuku di Kostannya. Yaah...awalnya bisa ku rasakan menyenangkan, namun setelah 2 ato 3 bulan pro dan kontra antara kami mulai terlihat.
Dia sudah menganggapku musuhnya karna aku mencontoh sikapnya selama disitu.
hahahaha...
setelah aku tau bahwa dia menganggapku musuhnya, akhirnya aku putuskan mengemas barang-barangku dan mengangkut ke kostan temenku. yaah..lebih tepatnya kami ngekost bareng (nego.nego). hihiihi..
sampai saat ini masih adem ayem aj, dan ku harap, dia bisa jadi sahabat sepenanggunan bersamaku. Amiiin..
;)